Peran Strategis Cikarang Dry Port dalam Integrasi Moda Kereta dan Truk untuk Distribusi Ekspor Indonesia

Authors

  • Daning Widyaningsih Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Jakarta, Indonesia
  • Muhammad Tohir Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jstl.v2i4.444

Keywords:

Dry Port, Sistem Logistik, Multimoda, Kereta Api, Efisiensi Distribusi

Abstract

Penelitian ini membahas peran strategis dry port dalam mengoptimalkan sistem logistik multimoda berbasis kereta api dan truk di Indonesia. Latar belakang penelitian ini berangkat dari tingginya biaya logistik nasional dan ketimpangan distribusi barang yang masih terpusat pada pelabuhan utama. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kontribusi dry port dalam mempercepat proses distribusi, mengurangi beban pelabuhan laut, serta meningkatkan efisiensi logistik secara keseluruhan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan analisis dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi moda kereta api dan truk melalui dry port seperti Cikarang Dry Port mampu menurunkan waktu pengiriman, mengurangi kemacetan, serta menekan biaya distribusi barang. Namun, implementasi sistem ini masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya integrasi sistem informasi logistik, dan kebijakan yang belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan dry port yang terintegrasi secara sistemik dan kolaboratif dapat menjadi solusi jangka panjang untuk menciptakan sistem logistik nasional yang efisien, inklusif, dan kompetitif.

References

Chen, Y., Liu, Y., & Zhao, X. (2018). Infrastructure investment and regional logistics performance: Evidence from China’s dry port construction. Transport Policy, 72, 45–55. https://doi.org/10.1016/j.tranpol.2018.08.003

Cikarang Dry Port. (2020). Annual Report 2020. PT Cikarang Inland Port.

Lambert, D. M., & Stock, J. R. (1993). Strategic logistics management (3rd ed.). Irwin.

Muthmainnah. (2017). Analisis Pengaruh Penggunaan Dry Port terhadap Efisiensi Rantai Pasok Logistik di Indonesia. Jurnal Logistik Indonesia, 6(1), 25–36.

Notteboom, T., & Rodrigue, J. P. (2005). Port regionalization: Towards a new phase in port development. Maritime Policy & Management, 32(3), 297–313. https://doi.org/10.1080/03088830500139885

Rahman, A., Yulianto, B., & Ramadhan, I. (2022). Digitalisasi Sistem Logistik Nasional: Tantangan dan Strategi Implementasi di Era Industri 4.0. Jurnal Transportasi dan Logistik, 11(2), 113–124.

Roso, V. (2009). Emergence and significance of dry ports – The case of the Port of Göteborg. World Review of Intermodal Transportation Research, 2(4), 296–310.

Utama, R., & Sulistio, S. H. (2020). Kebijakan Logistik Nasional dan Implikasinya terhadap Efisiensi Biaya Distribusi Barang. Jurnal Transportasi Indonesia, 9(2), 101–112.

Wibowo, A., & Santoso, B. (2021). Optimalisasi Moda Kereta Api untuk Logistik Berbasis Dry Port di Indonesia. Jurnal Teknik Sipil dan Transportasi, 7(1), 37–48.

Woxenius, J. (2007). Generic framework for transport network designs: Applications and relevance for intermodal transport. Transport Reviews, 27(6), 733–749.

Published

2025-06-12

How to Cite

Widyaningsih, D., & Tohir, M. (2025). Peran Strategis Cikarang Dry Port dalam Integrasi Moda Kereta dan Truk untuk Distribusi Ekspor Indonesia. Jurnal Siber Transportasi Dan Logistik, 2(4), 185–192. https://doi.org/10.38035/jstl.v2i4.444

Most read articles by the same author(s)