Analisis Pendapatan dan Distribusi Silase dengan Model SCOR di Desa Trikarya Kecamatan Belitang III OKU Timur

Penulis

  • Adi Riskiyanto Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Belitang
  • Munsiarum Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Belitang
  • M. Hafiz Azhad Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Belitang
  • Neng Karmila Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Belitang

DOI:

https://doi.org/10.38035/sjam.v4i2.981

Kata Kunci:

Silase, UMKM, Rantai Pasok, SCOR, Pendapatan

Abstrak

Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya kebutuhan pakan ternak berkualitas sepanjang tahun serta pentingnya pengelolaan rantai pasok yang efisien pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) silase. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana proses produksi dan distribusi silase serta bagaimana penerapan model Supply Chain Operations Reference (SCOR) dapat mengidentifikasi hambatan pada rantai pasok sehingga dapat meningkatkan efisiensi produksi dan distribusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses produksi dan distribusi silase skala UMKM di Desa Trikarya, Kecamatan Belitang III, Kabupaten OKU Timur serta menganalisis penerapan model SCOR dalam mengidentifikasi hambatan pada rantai pasok silase. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap lima pelaku UMKM silase yang dijadikan responden. Data primer dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan pencatatan, kemudian dianalisis menggunakan analisis biaya, penerimaan, pendapatan, serta pendekatan model SCOR yang meliputi proses Plan, Source, Make, Deliver, dan Return. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi silase meliputi persiapan bahan baku, pencacahan hijauan, pencampuran bahan tambahan, fermentasi selama 14–21 hari, pengemasan, dan distribusi kepada peternak. Rata-rata biaya tetap sebesar Rp484.026 per proses produksi dan biaya variabel sebesar Rp351.200 per proses produksi, sehingga total biaya produksi mencapai Rp835.226 per proses produksi. Dengan rata-rata produksi sebesar 304 kg per proses produksi dan harga jual Rp6.200/kg, diperoleh penerimaan sebesar Rp1.968.000 dan pendapatan sebesar Rp1.132.774 per proses produksi. Berdasarkan analisis SCOR, hambatan utama rantai pasok terdapat pada ketersediaan bahan baku hijauan yang bersifat musiman, keterbatasan kapasitas alat produksi, serta distribusi yang masih terbatas pada wilayah sekitar. Penerapan model SCOR mampu mengidentifikasi titik-titik perbaikan pada setiap aktivitas rantai pasok sehingga berpotensi meningkatkan efisiensi produksi, kelancaran distribusi, dan daya saing UMKM silase.

Referensi

Ardiansyah, M., & Anwar, A. (2025b). Penerapan SCOR Model dalam Menganalisis Efisiensi dan Keberlanjutan Rantai Pasok UMKM Pempek Cek Ya. Jurnal Teknik Industri Terintegrasi, 8(4), 3912–3918. https://doi.org/10.31004/jutin.v8i4.48928

Ibrahim, R., Halid, A., & Boekoesoe, Y. (2021). Non Irigasi Teknis Di Kelurahan Tenilo Kecamatan Limboto. Agrinesia, 5(3), 176–181.

Rahmaniar, R., Lubis, N., & Pangabean, F. (2024). Pendampingan Pembuatan Pakan Ternak dari Limbah Jagung Melalui Proses Pencacah dan Silase menggunakan Inovasi Teknologi Mesin Pencacah. Jurnal SOLMA, 13(3), 1562–1573. https://doi.org/10.22236/solma.v13i3.16519

Rineksa Hapsari, S., Shelfira Jhemas, J., Yulyandi Varel, O., Rohmawati, S., Febriarti Putri, R., Atika, M., Raya Telang, J., Kamal, K., Bangkalan, K., & Timur, J. (2025). PT. Media Akademik Publisher PEMBERDAYAAN KOMUNITAS PETERNAK MELALUI TEKNOLOGI FERMENTASI SILASE: STUDI DI DESA. JMA), 3, 3031–5220. https://doi.org/10.62281

Sholikhah, D., Maarif, A. A., Hidayat, A., & Islamy, K. M. (2024b). Pengelolaan Fermentasi Pakan (Silase) guna Meningkatkan Kualitas pada Pakan Ternak. https://doi.org/10.35878/kifah.v3.i2.1334

Sulastiadi, A. H., Nugraha, R. W. R. R., Fauziyah, D. A., Zuvian, N. I., Anggerny, A., Ramadhan, A., Setiawan, A. T., Putri, N. P., Rokhaniah, S., & Baihaqi, M. (2025a). Program Pembuatan Silase dalam Meningkatkan Ketersediaan Pakan Ternak dan Membangun Kemandirian Peternakan di Desa Keteleng, Batang. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 7(1), 14–24. https://doi.org/10.29244/jpim.7.1.14-24

Susanti, A. D., Cahyadi, M., Paryanto, P., & Fadilah, F. (2021). Penerapan Teknologi Silase dan Fermentasi untuk Ketahanan Pakan Ternak di Daerah Sub-optimal Rejosari - Bantul. JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat), 6(1), 614–622. https://doi.org/10.21067/jpm.v6i1.4983

Diterbitkan

2026-08-11

Cara Mengutip

Riskiyanto, A., Munsiarum, Azhad, M. H., & Karmila, N. (2026). Analisis Pendapatan dan Distribusi Silase dengan Model SCOR di Desa Trikarya Kecamatan Belitang III OKU Timur. Siber Journal of Advanced Multidisciplinary, 4(2), 374–380. https://doi.org/10.38035/sjam.v4i2.981