Analisis Komparasi Produktivitas Combine Harvester dan Power Thresher pada Usahatani Padi di Desa Ringin Sari Kecamatan Belitang III Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
DOI:
https://doi.org/10.38035/sjam.v4i2.1117Kata Kunci:
Combine Harvester, Power Thresher, produktivitas alat, produktivitas tenaga kerjaAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin berkembangnya penggunaan mekanisasi pertanian dalam kegiatan pemanenan padi, khususnya melalui penggunaan Combine Harvester dan Power Thresher. Kedua teknologi tersebut memiliki sistem kerja dan kebutuhan tenaga kerja yang berbeda sehingga dapat menghasilkan tingkat produktivitas yang berbeda pula. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas serta mengetahui perbedaan produktivitas Combine Harvester dan Power Thresher pada kegiatan panen padi di Desa Ringin Sari, Kecamatan Belitang III, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik sampling jenuh atau sensus. Responden penelitian berjumlah 14 orang, terdiri atas 7 pengguna Combine Harvester dan 7 pengguna Power Thresher. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan menghitung produktivitas alat dan produktivitas tenaga kerja, dilanjutkan dengan uji homogenitas varians dan Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produktivitas Combine Harvester sebesar 0,6086 ha/jam, sedangkan Power Thresher sebesar 0,2186 ha/jam. Produktivitas tenaga kerja Combine Harvester sebesar 2,4014 ton/orang/hari, sedangkan Power Thresher sebesar 0,2096 ton/orang/hari. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua teknologi tersebut dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Tingginya produktivitas Combine Harvester berkaitan dengan sistem kerja yang terintegrasi, kapasitas mesin, penggunaan tenaga kerja yang lebih efisien, pengalaman operator, serta kondisi lahan yang mendukung. Dengan demikian, Combine Harvester lebih unggul dalam produktivitas alat dan tenaga kerja dibandingkan Power Thresher pada lokasi penelitian.
Referensi
Anggraini, D., & Tampubolon, S. (2024). Analisis produktivitas penggunaan combine harvester pada usahatani padi. Jurnal Agribisnis Indonesia, 12(1), 45–56.
Asrafi, A., Ikhsan, M., & Kurniawan, R. (2024). Comparative productivity of combine harvester and power thresher in rice farming. Jurnal Teknologi Pertanian, 15(2), 85–95.
Badan Pusat Statistik. (2024). Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dalam angka 2024. BPS Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur.
FAO. (2022). The State of Food and Agriculture 2022: Leveraging Automation in Agriculture for Transforming Agrifood Systems. Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Istikomah, N., Rusmiyati, E., & Firmandari, N. (2022). Analisis keuntungan usahatani padi sawah pengguna Power Thresher dan Combine Harvester di Desa Sangatta Selatan. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian, 8(2), 112–121.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Statistik alat dan mesin pertanian Indonesia 2023. Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.
Pangindoman, M., & Fahmi, M. (2024). Analisis perbandingan usahatani padi sawah menggunakan Combine Harvester dan Power Thresher di Desa Sukanegara. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 20(1), 33–44.
Soekartawi. (2002). Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian: Teori dan Aplikasi. PT RajaGrafindo Persada.
Soekartawi. (2006). Analisis Usahatani. UI Press.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
World Bank. (2023). Harvesting Prosperity: Technology and Agricultural Productivity. World Bank.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Eka Nursanti, Zainul Adhar, Didi Juhandi, Hariyono

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright :
Authors who publish their manuscripts in this journal agree to the following conditions:
- Copyright in each article belongs to the author.
- The author acknowledges that the Siber Journal of Advanced Multidisciplinary (SJAM) has the right to be the first to publish under a Creative Commons Attribution 4.0 International license (Attribution 4.0 International CC BY 4.0).
- Authors can submit articles separately, arrange the non-exclusive distribution of manuscripts that have been published in this journal to other versions (for example, sent to the author's institutional repository, publication in a book, etc.), by acknowledging that the manuscript has been published for the first time at SJAM.
























