Analisis Keseimbangan (Equilibrium) Pasar Komoditas Cabai Keriting (Capsicum Annum L.) di Kecamatan Mesuji Makmur Menggunakan Teori Cobweb (Cobweb Teory)

Authors

  • Ari Ardani Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Belitang, Sumatra Selatan, Indonesia,
  • M. Aminullah Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Belitang
  • Andri Irawan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Belitang
  • Aisah Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Belitang

DOI:

https://doi.org/10.38035/sjam.v4i1.836

Keywords:

Cabai keriting, Keseimbangan Pasar, Teori Cobweb, Fluktuasi Harga

Abstract

Komoditas cabai keriting merupakan salah satu komoditas hortikultura strategis yang memiliki tingkat fluktuasi harga tinggi akibat adanya keterlambatan respons penawaran terhadap perubahan harga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keseimbangan pasar komoditas cabai keriting serta mengetahui tingkat kestabilan pasar di Kecamatan Mesuji Makmur dengan menggunakan teori cobweb. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis fungsi permintaan, fungsi penawaran, dan model cobweb. Data yang digunakan berupa data primer hasil wawancara dengan 10 pedagang cabai keriting serta data sekunder time series harga dan produksi cabai keriting tahun 2021–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi permintaan cabai keriting di Kecamatan Mesuji Makmur adalah Qd = 102,4638 − 2,3078Pt, sedangkan fungsi penawaran adalah Qs = −156,1487 + 6,3769Pt-1. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh harga keseimbangan pasar sebesar Rp29.777/kg dengan jumlah keseimbangan sebesar 33,74 ton. Analisis kestabilan pasar menunjukkan bahwa model cobweb yang terbentuk bersifat divergen, di mana nilai slope penawaran lebih besar dibandingkan slope permintaan, sehingga fluktuasi harga cenderung semakin besar dari waktu ke waktu. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar cabai keriting di Kecamatan Mesuji Makmur belum mencapai kestabilan secara alami dan memerlukan intervensi kebijakan untuk mengendalikan fluktuasi harga serta menjaga keseimbangan pasar.

References

Bps. (2024). Statistik Hortikultura Indonesia 2023. Bps. Https://Www.Bps.Go.Id

Ezekiel, M. (1938). The Cobweb Theorem. Quarterly Journal Of Economics, 52(2), 255–280.

Bps. (2024). Kabupaten Ogan Komering Ilir Dalam Angka 2024. Bps Kabupaten Oki. Https://Okikab.Bps.Go.Id

Khasanah, F. A., Hermawan, H., & Adinugraha. (2024). Analisis Pengaruh Perubahan Iklim Terhadap Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Sragi Menjelang Ramadhan. 10, 45–58.

Bps. (2024). Sumatera Selatan Dalam Angka 2024. Bps Provinsi Sumatera Selatan. Https://Sumsel.Bps.Go.Id

Siregar, T. M., Naibaho, E., Ginting, S., Studi, P., Matematika, P., & Medan, U. N. (2023). Pengaruh Fungsi Permintaan Dan Penawaran Terhadap Keseimbangan Pasar. 8, 222–232.

Soviadan, Mawussi, K. (2020). Faculty Of Agriculture Department Of Agricultural Economics Applied Microeconomics The Cobweb Model And Its Application In Agricultural Households By Soviadan , Mawussi Kossivi.

Yusuf, M. A., Trisnawati, H., Abraham, A., & Rukmana, H. (2024). Analisis Regresi Linier Sederhana Dan Berganda Beserta Penerapannya. 06(02), 13331–13344.

Published

2026-06-28

How to Cite

Ari Ardani, Aminullah, M., Irawan, A., & Aisah, A. (2026). Analisis Keseimbangan (Equilibrium) Pasar Komoditas Cabai Keriting (Capsicum Annum L.) di Kecamatan Mesuji Makmur Menggunakan Teori Cobweb (Cobweb Teory). Siber Journal of Advanced Multidisciplinary, 4(1), 908–106. https://doi.org/10.38035/sjam.v4i1.836