Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Ikan Gabus Menjadi Abon Ikan Gabus Studi Kasus Di Ayakh Ugan

Authors

  • Diki Prayitno Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Belitang, Sumatera Selatan, Indonesia
  • Mahidin Fahmie Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Belitang
  • M.Hafis Azhad Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Belitang
  • Ary Eko Prasetya Putra Sekolah Tinggi ilmu Pertanian belitang

DOI:

https://doi.org/10.38035/sjam.v4i2.1018

Keywords:

ikan gabus, abon ikan gabus, nilai tambah, pendapatan, agroindustri

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh potensi ikan gabus sebagai komoditas perikanan yang memiliki kandungan gizi tinggi, terutama protein dan albumin, sehingga memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan menjadi berbagai produk olahan bernilai ekonomi. Namun demikian, ikan gabus merupakan komoditas yang mudah mengalami kerusakan setelah dipanen sehingga memerlukan penanganan dan pengolahan yang tepat untuk mempertahankan mutu, memperpanjang daya simpan, serta meningkatkan nilai tambah. Salah satu bentuk diversifikasi produk yang dapat dilakukan adalah pengolahan ikan gabus menjadi abon yang memiliki cita rasa khas, daya simpan lebih lama, dan nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan ikan segar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan dan nilai tambah yang diperoleh dari usaha pengolahan ikan gabus menjadi abon pada Usaha Ayakh Ugan di Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2026 dengan menggunakan metode studi kasus. Penentuan responden dilakukan secara sengaja (purposive sampling) karena hanya terdapat satu pelaku usaha yang menjadi objek penelitian. Data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada responden, serta data sekunder yang berasal dari berbagai literatur, instansi terkait, dan sumber pendukung lainnya. Analisis data dilakukan menggunakan analisis biaya produksi, penerimaan, pendapatan, dan nilai tambah untuk mengetahui kelayakan usaha serta besarnya nilai ekonomi yang dihasilkan dari proses pengolahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi usaha pengolahan abon ikan gabus sebesar Rp811.770,00 per proses produksi yang terdiri atas biaya tetap sebesar Rp383.517,00 dan biaya variabel sebesar Rp428.252,50. Usaha pengolahan abon ikan gabus mampu menghasilkan pendapatan yang menguntungkan serta memberikan nilai tambah terhadap bahan baku ikan gabus, sehingga layak dikembangkan sebagai usaha agroindustri rumah tangga. Selain meningkatkan pendapatan pelaku usaha, pengembangan usaha ini juga berpotensi menciptakan peluang kerja, mendukung pemanfaatan sumber daya perikanan lokal secara optimal, serta berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu.

References

Baehaki, A., & Azzahra, N. (2024). Organoleptic Characteristics of the Albumin of Snakehead Fish (Channa striata) with the Addition of Bay and Basil Leaves. Pharmacognosy https://doi.org/10.5530/pj.2024.16.184

Herdhiansyah, D., Ambang, S., Syukri, M., Asriani, & Mariani. (2024). Analisis Pengembangan Produk Abon Ikan Tuna Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD). Agrointek: Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 18(2). https://doi.org/10.21107/agrointek.v18i2.16247

Maulana, R. A., Aryani, N., & Sukendi. (2024). Interaksi Fotoperiod dan Temperatur terhadap Performa Pertumbuhan dan Sintasan Larva Ikan Gabus (Channa striata). Ilmu Perairan (Aquatic Science), 13(2), 158–166. https://doi.org/10.31258/jipas.13.2.158-166

Revarindah, Dumatubun, N. F. M. L., & Betaubun, R. M. N. (2025). Manajemen Pemanfaatan Sumber Daya Ikan Gabus (Channa striata) melalui Diversifikasi Produk Kerupuk Berbasis Rumah Tangga. Papsel Economic Journal, 3(2). https://doi.org/10.63185/pej.v3i2.291

Saputri, M. A., Pratiwi, G., Shiyan, S., Arina, Y., & Trisakti, I. (2023). Profil Spektra FTIR (Fourier Transform Infrared Spectrophotometry) Sari Ikan Gabus (Channa striata) dengan Variasi Metode Ekstraksi. Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan, 15(2). palembang.ac.id/index.php/Kep/article/view/1155

Wibowo, A. (2025). Metodologi Penelitian: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan Mixed Methods. Deepublish.

https://doi.org/10.55606/jurimbik.v5i2.1110

Herdhiansyah, D., Ambang, S., Syukri, M., Asriani, & Mariani. (2024). Analisis Pengembangan Produk Abon Ikan Tuna Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD). Agrointek: Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 18(2). https://doi.org/10.21107/agrointek.v18i2.16247

Hubeis, M. (2024). Manajemen Agroindustri: Konsep, Teknologi, dan Nilai Tambah (Edisi Revi). IPB Press.

Lestari, S. I., & Riofita, H. (2024). Efektivitas Strategi Penetapan Harga Produk Barang pada Daya Beli Konsumen. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 46105–46109.

Lubis, A., Harahap, R., & Nasution, M. (2025). Analisis Biaya Produksi dan Penetapan Harga Jual dalam Meningkatkan Laba UMKM. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 9(2).

Masula, F., Huda, M. R. M., & Winarno, A. (2024). Literature Review: Penerapan Perencanaan Produksi dalam Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Aktivitas Produksi. Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Manajemen, 2(3), 30–43. https://doi.org/10.59024/jise.v2i3.747

Published

2026-08-24

How to Cite

Diki Prayitno, Fahmie, M., Azhad, M., & Putra, A. E. P. (2026). Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Ikan Gabus Menjadi Abon Ikan Gabus Studi Kasus Di Ayakh Ugan. Siber Journal of Advanced Multidisciplinary, 4(2), 481–488. https://doi.org/10.38035/sjam.v4i2.1018