Analisis Perilaku Biseksual Suami dalam Keluarga Perspektif Hukum Islam
DOI:
https://doi.org/10.38035/jsmd.v4i2.876Keywords:
Biseksual, Suami, Hukum Islam, Maqāṣid al-Syarī‘ah, KeluargaAbstract
Perilaku biseksual suami dalam rumah tangga merupakan penyimpangan seksual yang bertentangan dengan fitrah manusia dan ajaran Islam. Fenomena ini menimbulkan gangguan psikologis, sosial, dan spiritual bagi pasangan, serta merusak tujuan pernikahan yang berlandaskan nilai sakinah, mawaddah, dan rahmah. Penelitian ini membahas dua rumusan masalah, yaitu bentuk dan faktor penyebab perilaku biseksual suami, serta pandangan hukum Islam melalui pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor penyebab serta menilai perilaku tersebut dari sisi hukum Islam. Metode yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dengan pendekatan library research melalui analisis literatur fikih, jurnal hukum Islam, dan putusan pengadilan agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku biseksual suami disebabkan oleh faktor psikologis, biologis, sosial, dan lemahnya pendidikan agama. Dalam perspektif maqāṣid al-syarī‘ah, perilaku ini melanggar empat tujuan utama syariat: hifz al-dīn, al-nafs, al-nasl, dan konsep menjaga kehormatan. Kesimpulannya, perilaku biseksual suami termasuk perbuatan fahisyah yang merusak keharmonisan rumah tangga. Hukum Islam memberikan hak kepada istri untuk menuntut keadilan melalui perceraian demi menjaga kehormatan dan kemaslahatan keluarga.
References
Asy’ari, R. (2022). Mashlahah dalam Maqasid Syari’ah. Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir Dan Pemikiran Islam, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.58401/takwiluna.v3i1.593
Bakhtiar, H. S. (2014). Pengertian perceraian dan dasar hukum perceraian. Marwah: Jurnal Perempuan, Agama Dan Jender, 13(2), 1--18. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.15543.21924
Dan, P., Dalam, S., & Klinis, P. (2025). Gangguan Identitas Gender Dan Gangguan Psikoseksual : Telaah. 2708.
Desi Widya Fitri, Zainal Azwar, M. B. (2024). BISEKSUAL SEBAGAI ALASAN PERCERAIAN PERSPEKTIF MAQASHID SYARI’AH (Studi Putusan Pengadilan Agama Balikpapan Nomor: 162/Pdt.G/2023/PA.Bpp). Tahkim, 20(2), 264–277. https://doi.org/10.33477/thk.v20i2.6527
Direktori Mahkamah Agung. (2023). P U T U S A N Nomor 1093/Pdt.G/2023/PA.Ktbm.
Erik Rahman Gumiri. (2020). El-Izdiwaj: Indonesian Journal of Civil and Islamic Family Law Vol. 1 No.1, Januari-Juni 2020 Erik Rahman Gumiri: Keharmonisan Keluarga Perkawinan Beda Agama Di Kota Dan Kabupaten Malang. 1(1), 13–39.
Fadhli, M. F. (2023). Penerapan Konsep Maqashid Asy-Syari’ah Menurut Imam Al-Ghazali dan Imam Asy-Syathibi Dalam Inferensi Hukum Islam Kontemporer. Journal of Islamic and Occidental Studies, 1(1), 63–91.
Fageh, A., & Hamdi, H. L. (2021). TRANSFUSI DARAH DALAM TIMBANGAN FIKIH: Antara Najis dan Maslahah Perspektif Kaidah al-Ḍarar Yuzāl. Akademika, 15(1), 9–22. https://doi.org/10.30736/adk.v15i1.500
Fauzan, A. (2020). Faktor Dan Dampak Pernikahan Pada Masa Kuliah. El-Izdiwaj: Indonesian Journal of Civil and Islamic Family Law, 1(1), 55–70. https://doi.org/10.24042/el-izdiwaj.v1i1.7083
Hayati, V. (2019). Lgbt Dalam Perspektif Hukum Positif Dan Hukum Islam. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 14(2), 290–301. https://doi.org/10.33059/jhsk.v14i2.907
Islam, H. (2019). Perkawinan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif. 4(1), 101–124. https://doi.org/10.29240/jhi.v4i1.789
Januario, R. A., Sj, F., & Thoriquddin, M. (2022). HAKIKAT DAN TUJUAN PERNIKAHAN DI ERA PRA-ISLAM DAN AWAL ISLAM. 8(1), 1–18. https://doi.org/10.22373/al-ijtimaiyyah.v8i1.11007
Lesbian, T., & Transgender, D. A. N. (2025). Jurnal Ilmiah Permas : Jurnal Ilmiah STIKES Kendal. 15(April), 403–410.
Lingga, Murti Ali, and H. M. S. (2018). Analisis framing pemberitaan lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) pada media online Republika. co. id dan Tempo. co. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik.
Maulidi, M. (2022). MAQASID SYARIAH SEBAGAI FILSAFAT HUKUM ISLAM: Sebuah Pendekatan Sistem Menurut Jasser Auda. Al-Mazaahib: Jurnal Perbandingan Hukum, 7(1), 113. https://doi.org/10.14421/al-mazaahib.v7i1.2860
Mu’alim, A. N. (2022a). Potret Maqasid Syariah Persepektif Abu Hamid Muhammad Bin Muhammad Al-Ghazali At-Thusi As-Syafi’I. Al-Mawarid Jurnal Syariah Dan Hukum (JSYH), 4(2), 111–120. https://doi.org/10.20885/mawarid.vol4.iss2.art3
Mu’alim, A. N. (2022b). Potret Maqasid Syariah Perspektif Abu Hamid Muhammad Bin Muhammad Al-Ghazali At-Thusi As-Syafi’i. Al-Mawarid: Jurnal Syariah Dan Hukum.
Mulyono. (2019). Perkawinan Lesbian,Gay,Biseksual,dan Transgender dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif. Al-Istinbath : Jurnal Hukum Islam, Vol. 4, No. https://doi.org/DOI: 10.29240/jhi.v4i1.789
Pipit Muliyah, Dyah Aminatun, Sukma Septian Nasution, Tommy Hastomo, Setiana Sri Wahyuni Sitepu, T. (2020). PEMBUKTIAN KELAINAN BISEKSUAL SUAMI SEBAGAI ALASAN GUGATAN PERCERAIAN YANG DIAJUKAN OLEH ISTRI (STUDI PUTUSAN NO 293/Pdt.G/2020/Pa.Pyk). Journal GEEJ, 7(2).
Prof. Dr. H. Abdul Rahman Ghazaly, M. A. (2019). FIQH MUNAKAHAT (8th ed.).
Puspitasari, M., Susetiati, D. A., & Siswati, A. S. (2023). Perilaku Seksual Lesbian, Gay, Biseksual,Transgender, dan Risikonya terhadap Infeksi Menular Seksual. Cermin Dunia Kedokteran, 50(12), 685–689. https://doi.org/10.55175/cdk.v50i12.968
Putusan, D., Agung, M., & Indonesia, R. (2023). Putusan Nomor 1093/Pdt.G/2023/PA.Ktbm.
Rangkuti. (2012a). Homoseksual Dalam Perspektif Hukum Islam. Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 46(1), 198.
Rangkuti, R. Y. (2012b). Asy-Syir’ah Homoseksual Dalam Perspektif Hukum Islam. Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, Vol 46(1), h. 198.
Shihab, M. Q. (2002). Wawasan Al-Qur’an: Tafsir Maudhu’i atas Pelbagai Persoalan Umat.
Warda Silwana Hikmah, H. B., & Kurniawan, and K. D. (2022). Bisexual Orientation, Divorce, and Islamic Law in Indonesia: Legal Standing and Arguments. AHKAM -, Volume 22,. https://doi.org/https://doi.org/10.15408/ajis.v22i1.25791
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putri Dordia, Yufi Wiyos Rini Masykuroh, Ahmad Fauzi Furqon

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Siber Multi Disiplin (JSMD) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di JSMD.




















