Perlindungan Hukum Kreditor Dalam Perjanjian Kredit Dengan Jaminan Hak Tanggungan Atas Tanah Bersertifikat Ganda

Authors

  • Miftahul Khoiri Nuh Universitas Airlangga
  • Muhammad Wijdanul Akmal Universitas Airlangga
  • Leonardo Universitas Airlangga
  • Christian Yogi Setyawan Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.38035/jsmd.v4i3.1216

Keywords:

Perlindungan Hukum, Kreditor, Hak Tanggungan, Sertifikat Ganda, Reformasi Kebijakan

Abstract

Namun, penelitian terdahulu masih cenderung membahas perlindungan hukum kreditor dan permasalahan sertifikat ganda secara terpisah, sehingga belum memberikan gambaran komprehensif mengenai efektivitas perlindungan kreditor dalam perjanjian kredit dengan jaminan hak tanggungan atas tanah bersertifikat ganda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum kreditor dalam perjanjian kredit dengan jaminan hak tanggungan atas tanah bersertifikat ganda, mengidentifikasi tantangan implementasi, serta merumuskan rekomendasi reformasi kebijakan. Menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif berdasarkan penelaahan literatur hukum dan studi kasus, penelitian ini mengevaluasi kerangka hukum, termasuk UUHT dan KUHPerdata, serta praktik di lapangan. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum normatif dirancang untuk memberikan perlindungan kuat, implementasinya masih menghadapi inkonsistensi yudisial, inefisiensi prosedural, dan ketidakpastian hukum objek jaminan. Studi ini menemukan bahwa isu sertifikat ganda, ketiadaan akta otentik, dan cacat formal APHT secara signifikan melemahkan posisi kreditor, mengubah hak tanggungan menjadi jaminan perorangan semata. Tantangan seperti keterlambatan verifikasi BPHTB dan kurangnya koordinasi antarlembaga memperparah masalah, mengakibatkan kerugian finansial dan hilangnya kepercayaan. Studi ini memperluas teori kepastian hukum dan efektivitas regulasi dengan menempatkan reformasi pendaftaran tanah yang terintegrasi dan adaptasi terhadap perjanjian kredit digital sebagai mekanisme krusial dalam konteks dinamika hukum agraria. Oleh karena itu, reformasi komprehensif diperlukan, mencakup digitalisasi sistem pertanahan, revisi KUHPerdata terkait penyalahgunaan keadaan, dan harmonisasi peraturan untuk menjamin kepastian dan keadilan bagi kreditor.

References

Akbar, Habib, Azheri, Busyra, & Syam, Misnar (2026). The Validity of Receivables Transfer (Cessie) After A Bankruptcy Declaration (A Case Study of The Curator Team of Pt Perinco Graha Lestari V. Pt Bank Dbs Indonesia). Journal of Law Politic and Humanities, 6(5), 3063–3675. https://doi.org/10.38035/jlph.v6i5.3463

Amaliah, Ana, Safa’at, Rachmat, & Istislam (2025). Ministry of Land Responsibility For Mortgage Rights on Certificates Burdened by Land And Building Duty. International Journal of Islamic Education Research and Multiculturalism (Ijierm), 7(2), 596–616. https://doi.org/10.47006/ijierm.v7i2.466

Darmayasa, Komang Gede, Kasih, Desak Putu Dewi, Adiyaryani, Ni Nengah, Dananjaya, Nyoman Satyayudha, & Kriviņš, Anatolijs (2026). Legal Duties in Delivering Auctioned Assets as Legal Responsibilities of Execution Auction Sellers: Comparative Perspective. Jurnal Hukum Bisnis Bonum Commune, 148–169. https://doi.org/10.30996/jhbbc.v9i1.132398

Dermawan, I. Made, & Ratnagung, Catur Galuh (2026). Juridical Review Of Default In Debt Collateralised By Land Title Certificate Based On The Mortgage Law. Awang Long Law Review, 8(4), 1082–1090. https://doi.org/10.56301/awl.v8i4.1856

Dewi, Atika Sandra, & Budiharseno, Rianmahardhika Sahid (2026). Legal Certainty in the Execution of Mortgage Rights for the Settlement of Non-Performing Loans. Lex Publica, 13(1), 109–137. https://doi.org/10.58829/lp.13.1.2026.342

Hasan, Zainudin, & Susilowati, Kiki Dwi (2026). Legal Protection for Winning Bidders in Mortgage-Right Execution Auctions. Jurnal Ilmiah Hukum dan Hak Asasi Manusia, 6(1), 219–234. https://doi.org/10.35912/jihham.v6i1.6986

Haspada, Deny (2025). Legal analysis of abuse of conditions in banking credit agreements in Indonesia: implications for international consumer protection. Cogent Social Sciences, 11(1). https://doi.org/10.1080/23311886.2025.2492837

Musyarif, Muhammad Abdul Hakim Aliy Ainun, & Lyanthi, Merline Eva (2025). Debtor's Responsibility For Land Certificate Owned By Third Party As Substitute Collateral In Bank. International Journal of Social Sciences and Humanities, 3(1), 123–128. https://doi.org/10.55681/ijssh.v3i1.1509

Ningsih, Ayup Suran, Nion, Norhaini Binti, Prananingtyas, Paramita, & Wardhani, Harumsari Puspa (2025). Re-Evaluation Of Creditor Protection In Mortgage Enforcement: The Legal Perspectives Of The Auction Enforcement Of Mortgage Objects Under The Indonesian Law. Masalah-Masalah Hukum, 54(3), 446–461. https://doi.org/10.14710/mmh.54.3.2025.446-461

Pradana, Nanda Gita Putri, & Rahayu, Mella Ismelina Farma (2026). Notarial Prevention Safeguards Mortgage Right Loan Agreements in Indonesia. Academia Open, 11(1). https://doi.org/10.21070/acopen.11.2026.14206

Putu Satria Fajar Purwanta, I. Made Suwitra & I. Ketut Kasta Arya Wijaya (2021). Legal Protection for Buyers in Buying and Selling with Counterfeit Certificate Object. Jurnal Hukum Prasada, 8(2), 136–144. https://doi.org/10.22225/jhp.8.2.2021.136-144

Restianti, Riza, & Wardiono, Kelik (2025). Legal Reconstruction of Guarantee Institutions In Online Loan Disputes without Collateral. Jurnal Ius Constituendum, 10(3), 529–545. https://doi.org/10.26623/jic.v10i3.12823

Sitorus, Dinda Rizka Molina, Purba, Hasim, & Harianto, Dedi (2026). Insurance Company's Responsibility for Bank Loan Installment Payments in the Event of Debtor's Death (Study of Court Decision Number 613/Pdt.G/2023/PN Smg). Acta Law Journal, 4(1), 1–31. https://doi.org/10.32734/alj.v4i1.23307

Sugiarti, Eka, Sihombing, Irene Eka, & Pandamdari, Endang (2026). Electronic Mortgage and the Vulnerability of Creditor Protection in Indonesia. International Journal Of Economics Social And Technology, 5(2), 314–326. https://doi.org/10.59086/ijest.v5i2.2043

Suwarsono, Maria Angelina, Maramis, Ronny A., & Tampongangoy, Grace H. (2025). Legal Certainty for Creditors on Subsidized Home Ownership Loan Collateral Based on Law Number 4 of 1996 Concerning Mortgage Rights. Policy Law Notary And Regulatory Issues (Polri), 4(4), 727–744. https://doi.org/10.55047/polri.v4i4.1991

Veronika, T., & Rafianti, Fitri (2023). Ambiguity Of The Verdict On The Position Of Multiple Certificates On The Object Of Land Disputes. Literacy International Scientific Journals of Social Education Humanities, 2(3), 137–151. https://doi.org/10.56910/literacy.v2i3.1020

Zewdu, Bisrat Mulugeta (2025). Agriculture Inventory Financing (Aif) in Ethiopia: Legal and Operational Overview. Mizan Law Review, 19(2), 217–254. https://doi.org/10.4314/mlr.v19i2.2

Published

2026-10-02

How to Cite

Nuh, M. K., Akmal, M. W., Leonardo, & Setyawan, C. Y. (2026). Perlindungan Hukum Kreditor Dalam Perjanjian Kredit Dengan Jaminan Hak Tanggungan Atas Tanah Bersertifikat Ganda. Jurnal Siber Multi Disiplin , 4(3), 45–59. https://doi.org/10.38035/jsmd.v4i3.1216