Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Online dan Fear of Missing Out (FoMO) terhadap Motivasi Belajar Remaja
DOI:
https://doi.org/10.38035/jsmd.v4i2.982Keywords:
Media Online, Fear of Mising Out (FOMO), Motivasi Belajar, RemajaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas penggunaan media online dan Fear of Missing Out (FoMO) terhadap motivasi belajar remaja menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media online di kalangan remaja yang berpotensi memengaruhi kondisi psikologis serta perilaku belajar. Fenomena FoMO sebagai bentuk kecemasan sosial akibat kekhawatiran tertinggal informasi atau pengalaman yang dimiliki orang lain diduga berkaitan dengan tingkat motivasi belajar. Penelitian menggunakan desain survei dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada remaja sebagai responden penelitian. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik sampling tertentu sesuai dengan karakteristik populasi penelitian. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas sebelum digunakan dalam pengumpulan data. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media online maupun Fear of Missing Out (FoMO) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar remaja, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menunjukkan bahwa motivasi belajar remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor lain di luar intensitas penggunaan media online dan FoMO. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian psikologi pendidikan, khususnya terkait perilaku digital remaja dan motivasi belajar, serta menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan strategi pembelajaran yang adaptif pada era digital.
References
Akbari, M., Seydavi, M., Palmieri, S., Mansueto, G., Caselli, G., & Spada, M. M. (2021). Fear of missing out (FoMO) and internet use: A comprehensive systematic review and meta-analysis. Journal of Behavioral Addictions, 10(4), 879-900.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). Sage Publications.
Field, A. (2024). Discovering statistics using IBM SPSS Statistics (6th ed.). Sage Publications.
Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2022). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.
Kaloeti, D. V. S., Kurnia, A., & Tahamata, V. M. (2021). Validation and psychometric properties of the Indonesian version of the Fear of Missing Out Scale in adolescents. Psicologia: Reflexão e Crítica, 34(15), 1-11.
Przybylski, A. K., Murayama, K., DeHaan, C. R., & Gladwell, V. (2013). Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in Human Behavior, 29(4), 1841-1848.
Tanrikulu, G., & Mouratidis, A. (2023). Life aspirations, school engagement, social anxiety, social media use and fear of missing out among adolescents. Current Psychology, 42, 28689-28699.
Wang, Z., Tchernev, J. M., & Solloway, T. (2015). College students' academic motivation, media engagement and fear of missing out. Computers in Human Behavior, 49, 111-119.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Marini Stannie Anggairah, Fitrotul Huda, Hartawati Rosmery, Nur Asyiah Amira, Rilla Sovitriana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Siber Multi Disiplin (JSMD) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di JSMD.





















