Strategi Penanganan Kerusakan Jalan Nasional (Studi Kasus: Jalan Timor Raya, Kota Kupang)
DOI:
https://doi.org/10.38035/jsmd.v4i1.698Keywords:
Kerusakan Jalan, Surface Distress Index, GIS, Strategi Penanganan, KupangAbstract
Jalan Timor Raya merupakan jalan nasional arteri primer sepanjang 10 km yang menghubungkan wilayah barat dan timur Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kerusakan perkerasan yang terjadi berdampak negatif pada keselamatan dan kelancaran lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi jenis dan tingkat kerusakan jalan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI); (2) memetakan distribusi kerusakan secara spasial menggunakan teknologi GIS berbasis ArcGIS; dan (3) merumuskan strategi penanganan kerusakan jalan yang berbasis data. Survei lapangan dilakukan pada 50 segmen sepanjang 200 m, mengidentifikasi 56 titik kerusakan yang terdiri dari 29 titik retak (51,79%), 19 titik lubang (33,93%), dan 8 titik alur (14,29%). Hasil analisis SDI menunjukkan 45 segmen (90%, 9,0 km) dalam kondisi Baik, 4 segmen (8%, 0,8 km) dalam kondisi Sedang, dan 1 segmen (2%, 0,2 km) dalam kondisi Rusak Ringan pada STA 0-200 dengan nilai SDI = 105. Strategi penanganan yang direkomendasikan adalah pemeliharaan rutin untuk 45 segmen berkondisi Baik; pemeliharaan berkala berupa overlay 3-5 cm untuk STA 400-600, STA 1800-2000, STA 3600-3800, dan STA 4600-4800; serta perbaikan segera berupa crack sealing, patching, dan surface leveling pada STA 0-200. Pemetaan spasial berbasis GIS terbukti efektif dalam mendukung perencanaan pemeliharaan jalan yang terprioritas bagi pengelola jalan nasional di Kota Kupang.
References
Aptarila, G., Lubis, F., & Saleh, A. (2020). Analisis kerusakan jalan metode SDI Taluk Kuantan–Batas Provinsi Sumatera Barat. Siklus: Jurnal Teknik Sipil, 6(2), 195–203. https://doi.org/10.31849/siklus.v6i2.4647
Bela, K. R. (2024). Penilaian kondisi jalan menggunakan metode SDI (Surface Distress Index) pada ruas Jalan Matani Raya Kabupaten Kupang. Jurnal Momen Teknik Sipil Suryakancana, 7(1), 42–47. https://doi.org/10.35194/jmts.v7i1.3564
Bolla, M. E. (2012). Perbandingan metode Bina Marga dan metode PCI (Pavement Condition Index) dalam penilaian kondisi perkerasan jalan (studi kasus ruas Jalan Kaliurang, Kota Malang). Jurnal Teknik Sipil, 1(3), 104–116. https://sipil.ejournal.web.id/index.php/jts/article/view/103
Bolla, M. E., Messah, Y. A., & Koreh, M. M. B. (2013). Analisis daerah rawan kecelakaan lalu lintas (studi kasus ruas Jalan Timor Raya Kota Kupang). Jurnal Teknik Sipil, 2(2), 147–156. https://sipil.ejournal.web.id/index.php/jts/article/view/103
Costa, E. M. F. da, & Pentewati, P. (2025). Analisis kerusakan jalan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI) pada ruas Jalan Fektor Funay di Kota Kupang. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(2). https://japendi.publikasiindonesia.id/index.php/japendi/article/view/8570
Direktorat Jenderal Bina Marga. (2011). Manual survei kondisi jalan No. SMD-03/RCS 2011. Kementerian Pekerjaan Umum.
Fitriana. (2022). Pemetaan kondisi jalan dengan metode analisis Surface Distress Index (SDI) pada ruas Jalan Tanjung Agung–Dusun Campang Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung [Skripsi]. Universitas Lampung.
Hardiyatmo, H. C. (2015). Pemeliharaan jalan raya: Perkerasan, drainase, longsoran (Edisi ke-2). Gadjah Mada University Press.
Imrona, M., Budiutama, A. A., Darwiyanto, E., & Handayani, D. (2019). Penerapan metode AHP dan COPRAS-G untuk menentukan prioritas perbaikan drainase pada jalan nasional di Kota Bandung. Indonesian Journal on Computing (Indo-JC), 4(1), 65–74. https://doi.org/10.21108/INDOJC.2019.4.1.261
Irhamuddin, Firzan, & Rahman, A. (2023). Penilaian kondisi jalan menggunakan metode SDI (Surface Distress Index) dan pendataan dalam GIS (Geographic Information System) di Kabupaten Nagan Raya. JITU: Jurnal Ilmiah Teknik UNIDA, 4(1), 79–86. https://ejournal.unida-aceh.ac.id/index.php/jitu
Kementerian Pekerjaan Umum. (2011). Tata cara pemeliharaan dan penilikan jalan (Peraturan Menteri PU No. 13/PRT/M/2011). Direktorat Jenderal Bina Marga.
Muhaimin, M. (2022). Analisis Kerusakan Jalan Berdasarkan Metode Surface Distress Index (Sdi) Studi Kasus: Jalan Meranti Kota Pekanbaru Provinsi Riau (Doctoral dissertation, Universitas Lancang Kuning).
Pemerintah Indonesia. (2004). Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Lembaran Negara RI Tahun 2004.
Pratama, R. R., Imrona, M., & Aditsania, A. (2018). Penentuan prioritas perbaikan jalan dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan COPRAS-G di Kota Tangerang. Indonesian Journal on Computing (Indo-JC), 3(1), 103–114. https://doi.org/10.21108/INDOJC.2018.3.1.219
Saputra, Y. A., & Saputra, H. (2024). Inventarisasi kerusakan jalan SDN 04 Damon Bengkalis dengan metode PCI menggunakan ArcGIS 10.8. Jurnal TeKLA, 6(1), 1–10. https://ejournal.polbeng.ac.id/index.php/tekla/article/view/3485
Sukirman, S. (1999). Perkerasan lentur jalan raya. Nova.
Udiana, I. M., Saudale, A. R., & Pah, J. J. S. (2014). Analisa faktor penyebab kerusakan jalan (studi kasus ruas Jalan W.J. Lalamentik dan ruas Jalan GOR Flobamora). Jurnal Teknik Sipil, 3(1), 13–18. https://www.sipil.ejournal.web.id/index.php/jts/article/view/293/272
Widodo, W., & Nugroho, W. C. (2021). Rancangan bangun sistem informasi geografi menggunakan Google Fusion Tables API untuk pengaduan kerusakan jalan. Journal of Digital Ecosystem for Natural Sustainability, 1(2), 56–61. https://doi.org/10.63643/jodens.v1i2.37
Yastawan, I. N., Wedagama, D. M. P., & Ariawan, I. M. A. (2021). Penilaian kondisi jalan menggunakan metode SDI (Surface Distress Index) dan inventarisasi dalam GIS (Geographic Information System) di Kabupaten Klungkung. Jurnal Spektran, 9(2), 181–188. https://doi.org/10.24843/SPEKTRAN.2021.v09.i02.p10
Yusup, C. M., & Kartika, N. (2019). Analisis biaya pemeliharaan terhadap tingkat kerusakan jalan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI). Jurnal Ilmiah SANTIKA, 9(2), 943–951.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eldo Marlino Fransisco da Costa, Azarya Bees, Krisantus Satrio Wibowo Pedo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Siber Multi Disiplin (JSMD) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di JSMD.




















