Trauma Keturunan: Sistematika Review Peran Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.38035/jsmd.v3i3.551Keywords:
Trauma keturunan, peran keluarga, kesehatan mental, intervensi keluarga, kesejahteraan psikologisAbstract
Trauma keturunan atau intergenerational trauma merupakan bentuk transmisi dampak psikologis dari generasi sebelumnya kepada generasi berikutnya akibat pengalaman traumatis yang belum terselesaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keluarga dalam memengaruhi dan memitigasi dampak trauma keturunan melalui pendekatan literature review dengan metode kualitatif deskriptif. Hasil kajian dari berbagai literatur lima tahun terakhir menunjukkan bahwa pola pengasuhan, komunikasi emosional, dan dukungan psikososial dalam keluarga menjadi faktor utama yang menentukan keberlanjutan atau pemutusan siklus trauma antar generasi. Keluarga dengan pola hubungan yang hangat dan terbuka mampu menurunkan risiko gangguan emosional pada anak, sedangkan keluarga yang disfungsional berpotensi memperkuat efek trauma. Intervensi berbasis keluarga, konseling psikologis, dan dukungan komunitas terbukti efektif dalam mengurangi dampak negatif trauma keturunan serta meningkatkan kesejahteraan psikologis anak. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat secara emosional.
References
Adnjani, M., Arviani, M., Pratiwi, M. R., & Yusriana, A. 2024. "Menggunakan konten Instagram @Riliv untuk mendidik tentang trauma antargenerasi". Aspiration Journal 5(1).
Farida, L., & Hidayat, A. 2022. "Pencegahan Trauma Anak melalui Edukasi Orang Tua". Jurnal Psikologi Anak 6(1).
Kirana, A., Nugrahaini, D., & Setiawati, D. 2022. "Peran Lingkungan Keluarga pada Gangguan Kesehatan Mental". Jurnal Psikologi 15(2).
Latifah, S., et al. 2023. "Penerimaan Diri Anak Terhadap Perceraian Orang Tua". Jurnal Psikologi 12(3).
Leksana, G. 2022. "Generasi ketiga dan memori antargenerasi dari kekerasan anti-komunis 1965 di Indonesia". Wacana: Jurnal Ilmu Humaniora 5(2).
Meyrina, L. 2025. "Kekerasan Rumah Tangga terhadap Ibu dan Anak". Socius: Jurnal Ilmu Sosial 9(1).
Moleong, Lexy J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Muttaqin, I. 2019. "Analisis faktor penyebab dan dampak broken home terhadap anak". Rahima: Jurnal Studi Gender dan Anak 6(2).
Nurhayati, S., & Wulandari, D. 2023. "Hubungan riwayat trauma dan lingkungan keluarga dengan gangguan mental emosional pada siswa". Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan 16(1).
Putra, R., & Anggraeni, D. 2021. "Dampak Toxic Parents dalam Kesehatan Mental Anak". Jurnal P3K 4(1).
Rahmadi, M. A. 2025. "Manifestasi Trauma Kolektif dalam Narasi Sosial". Termometer: Jurnal Sosial 7(2).
Sulthonah, I., & Rahmah, F. 2023. "Dampak trauma antargenerasi pada keluarga veteran perang". G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling 8(2).
Syaidah, K., Rohmah, S., & Hendra, T. 2024. "Sebuah Perspektif Psikologis tentang Ketahanan Keluarga". Jurnal BKPI 8(2).
Syarif, A. S. 2025. "Trauma Pascakelahiran juga Terjadi pada Ayah?". Jurnal Psikologi 10(1).
Wijaya, F. 2021. "Mengatasi Trauma pada Anak melalui Terapi Keluarga". Qawwam: Jurnal Psikologi 5(2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Diana Zumrotus Sa’adah, Eva Susanty, Titin Nursipah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Siber Multi Disiplin (JSMD) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di JSMD.


















