Analisis Faktor Penyebab Ketidaksesuaian Antara Pengeluaran Modal Dan Fluktuasi Hasil Panen Petani Di Desa Wonoasri

Authors

  • Brayen Aji Pramana Putra Universitas PGRI Argopuro Jember, Indonesia
  • Roro Aditya Novi Wardhani Universitas PGRI Argopuro Jember, Indonesia
  • Harmawan Teguh Saputra Universitas PGRI Argopuro Jember, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jsmd.v4i2.1070

Keywords:

Pengeluaran Modal, Biaya Produksi, Hasil Panen, Pendapatan Petani

Abstract

Penelitian ini berfokus pada permasalahan ketidakseimbangan antara pengeluaran biaya produksi dan pendapatan petani di Desa Wonoasri. Secara umum, petani menghadapi kondisi di mana biaya produksi terus meningkat, sementara hasil panen dan harga jual bersifat fluktuatif. Risiko gagal panen akibat cuaca yang sulit diprediksi, seperti curah hujan berlebih dan musim kemarau panjang, semakin memperburuk kondisi tersebut. Selain faktor iklim, keterbatasan akses permodalan, tingginya harga input pertanian, serta ketidakstabilan harga pasar turut memperbesar kesenjangan antara modal yang dikeluarkan dan pendapatan yang diperoleh. Akibatnya, tingkat kesejahteraan petani cenderung stagnan bahkan menurun. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam akar permasalahan ketidakseimbangan antara pengeluaran modal dan hasil panen yang dialami petani, dengan khususnya adalah mengidentifikasi strategi yang dapat meningkatkan keuntungan petani melalui pengelolaan biaya yang lebih efisien, diversifikasi usaha, serta adaptasi terhadap risiko iklim dan pasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tahapan penelitian meliputi: (1) tahap persiapan dengan menentukan lokasi dan instrumen penelitian; (2) pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi; (3) reduksi data untuk menyaring informasi penting; (4) penyajian data dalam bentuk narasi; dan (5) penarikan kesimpulan berdasarkan pola temuan di lapangan. Pendekatan ini dipilih untuk menggali pengalaman, persepsi, dan strategi bertahan petani secara komprehensif. Luaran yang diharapkan dari penelitian ini adalah tersusunnya pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor penyebab ketimpangan biaya dan pendapatan, serta rekomendasi praktis yang dapat membantu meningkatkan efisiensi usaha tani dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan di Desa Wonoasri.

References

Aisyah, & Yunus. (2024). Analisis pendapatan petani padi terhadap biaya produksi dan harga jual. Jurnal Ekonomi Pertanian, 12(2), 45–56.

Almoussawi, R., et al. (2022). Agricultural capital and farming sustainability. Journal of Agricultural Economics, 15(3), 120–134.

Boediono. (2002). Ekonomi mikro. BPFE.

Carletto, C., Savastano, S., & Zezza, A. (2015). Fact or artifact: The impact of measurement errors on the farm size-productivity relationship. Journal of Development Economics, 103, 254–261.

Duwita, D., & Akbar, M. (2025). Akses pembiayaan informal terhadap usaha tani masyarakat pedesaan. Jurnal Agribisnis Indonesia, 18(1), 22–34.

Duwita, D., & Zulfikar, M. (2022). Pengaruh struktur pembiayaan terhadap pendapatan petani jagung. Jurnal Manajemen Agribisnis, 10(1), 55–67.

Harkness, J. (2021). Farm diversification and farmer income resilience. International Journal of Agricultural Sustainability, 19(4), 310–325.

Harnanto. (2017). Akuntansi biaya. Andi Offset.

Hariyati, S., et al. (2025). Dinamika harga pasar dan pendapatan petani di Indonesia. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 14(2), 90–102.

Key, N. (2017). Farm income volatility and agricultural risk management in the United States. American Journal of Agricultural Economics, 99(5), 1231–1245.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Mubyarto. (1989). Pengantar ekonomi pertanian. LP3ES.

Mulyadi. (2015). Akuntansi biaya (5th ed.). UPP STIM YKPN.

Mulyadi. (2019). Akuntansi biaya (6th ed.). UPP STIM YKPN.

Novel, A., et al. (2023). Ketidakpastian hasil panen dan kesejahteraan petani pedesaan. Jurnal Pertanian Modern, 8(2), 88–101.

Rustami, P., et al. (2014). Pengaruh biaya produksi terhadap laba usaha pertanian. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Pertanian, 6(1), 40–52.

Soekartawi. (2002). Analisis usahatani. UI Press.

Soekartawi. (2003). Prinsip dasar ekonomi pertanian: Teori dan aplikasinya. PT RajaGrafindo Persada.

Soekartawi. (2006). Analisis usahatani. UI Press.

Soekartawi. (2011). Ilmu usahatani dan penelitian untuk pengembangan petani kecil. UI Press.

Sukirno, S. (2006). Mikroekonomi teori pengantar (3rd ed.). PT RajaGrafindo Persada.

Tigre, P., et al. (2023). Input price shocks and smallholder farmer income uncertainty. Agricultural Finance Review, 83(2), 201–219.

Yuliana, N., Sudiyarti, N., Rachman, R., Sutrisno, E., & Rahayu, S. (2024). Analisis biaya produksi terhadap pendapatan petani. Jurnal Ekonomi Pertanian Indonesia, 11(1), 65–78.

Published

2026-08-21

How to Cite

Putra, B. A. P., Wardhani, R. A. N., & Saputra, H. T. (2026). Analisis Faktor Penyebab Ketidaksesuaian Antara Pengeluaran Modal Dan Fluktuasi Hasil Panen Petani Di Desa Wonoasri. Jurnal Siber Multi Disiplin , 4(2), 456–464. https://doi.org/10.38035/jsmd.v4i2.1070